Ketika “Kasta” Sosial Tidak Penting Lagi…

Sebenarnya sudah bosan melihat pemberitaan di media massa akhir-akhir ini yang membahas banjir . . banjir… dan banjir di Jakarta. Entah kenapa seperti tidak ada berita lain yang bisa dijadikan topik utama (asal jangan berita kasus korupsi, kalau itu tidak ada habisnya). Ngerasa jengah, tapi beberapa waktu lalu sempat saya tulis tentang sisi lain banjir dimana masih ada keceriaan dikala bencana lima tahunan tersebut datang. Keceriaan lain muncul dikala kesenjangan sosial tak jadi persoalan.
Seperti yang diberitakan vivanews beberapa waktu lalu, mobil mewah Rolls-Royce Phantom mogok ditengah genangan air yang menggenangi kawasan Bundaran HI. Mobil tersebut dikemudikan oleh supir yang hendak mengantar bosnya berangkat kerja. Tapi apa daya. Akhirnya warga setempat sepakat untuk memindahan mobil tersebut dengan cara mendorong ke tempat yang lebih aman.
![]()
![]()
Mobil seharga 10 milyar ke atas tersebut tidak bisa bergerak lantaran mogok karena air banjir masuk ke kap mesin. Satu lagi hikmah yang bisa kita ambil, dikala kesusahan, prinsip gotong royong dan saling menolong membuat ”kasta”sosial di masyarakat tidak penting lagi. (Imho).
(#75)
Lebih nyaman ini untuk nyebrang banjir ketimbang pakai “”milyaran”
Posted on 22.01.2013, in Otomotif, Reflection | Religi and tagged Banjir, Jakarta, Rolls-Royce Phantom. Bookmark the permalink. 4 Comments.









saling tolong menolong,
Ya mungkin seperti itu …. Disaat datang bencana atau musuh bersatu , tapi kalau negara aman malah ribut sendiri saling bermusuhan
it’s indonesian
Damn it’s true…